Waspada Overdosis Gula Tanpa Disadari: Tiba-Tiba Bisa Gagal Ginjal

Spread the love

Tips Sehat – Waspada Overdosis Gula Tanpa Disadari: Tiba-Tiba Bisa Gagal Ginjal

Konsumsi gula sering kali dianggap sepele karena rasanya manis dan mudah ditemukan dalam berbagai makanan serta minuman. Namun tanpa disadari, asupan gula harian banyak orang sudah melebihi batas aman. Kondisi inilah yang disebut sebagai “overdosis gula tersembunyi”, dan jika berlangsung lama, dampaknya bisa sangat serius, termasuk meningkatkan risiko gagal ginjal.

Gula Tersembunyi Ada di Mana-Mana

Banyak orang merasa jarang makan manis, padahal gula tersembunyi terdapat dalam minuman kemasan, teh manis, kopi sachet, roti, saus, makanan cepat saji, hingga camilan ringan. Tanpa disadari, tubuh menerima gula dalam jumlah besar setiap hari. Jika dibiarkan, kelebihan gula ini akan memicu lonjakan gula darah secara terus-menerus.

Hubungan Gula Berlebih dan Ginjal

Ginjal berfungsi menyaring darah dan membuang zat sisa melalui urine. Saat kadar gula darah terlalu tinggi dalam jangka panjang, ginjal bekerja ekstra keras untuk menyaring kelebihan glukosa. Lama-kelamaan, pembuluh darah kecil di ginjal bisa rusak. Kondisi ini dikenal sebagai nefropati diabetik, salah satu penyebab utama gagal ginjal kronis.

Dampak Gula Berlebih yang Sering Diabaikan

Overdosis gula tidak selalu langsung menimbulkan gejala mencolok. Beberapa tanda awal yang sering diabaikan antara lain mudah lelah, sering haus, sering buang air kecil, berat badan naik, serta sulit berkonsentrasi. Jika kondisi ini terus berlanjut tanpa perubahan pola makan, risiko kerusakan ginjal akan semakin besar.

Mengapa Gagal Ginjal Bisa Terjadi Mendadak?

Banyak kasus gagal ginjal terdeteksi saat kondisinya sudah parah karena gejala awalnya ringan. Ketika fungsi ginjal menurun drastis, tubuh tidak lagi mampu membuang racun dengan baik. Akibatnya, penderita bisa mengalami pembengkakan, tekanan darah tinggi, anemia, hingga membutuhkan cuci darah. Semua ini bisa berawal dari konsumsi gula berlebih yang berlangsung bertahun-tahun.

Batas Aman Konsumsi Gula

Organisasi kesehatan menganjurkan konsumsi gula tambahan tidak lebih dari 10 persen dari total kebutuhan kalori harian, bahkan idealnya di bawah 5 persen. Artinya, sekitar 4–6 sendok teh gula per hari. Sayangnya, satu botol minuman manis saja sering kali sudah melebihi batas tersebut.

Cara Mencegah Overdosis Gula

Langkah pencegahan bisa dimulai dengan membaca label nutrisi, mengurangi minuman manis, serta memilih makanan segar dibanding olahan. Mengganti camilan manis dengan buah, memperbanyak air putih, dan rutin berolahraga juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Overdosis gula bukan masalah sepele. Tanpa disadari, kebiasaan konsumsi gula berlebih dapat merusak ginjal dan berujung pada gagal ginjal. Dengan lebih sadar terhadap asupan gula sejak dini, risiko penyakit serius dapat ditekan dan kesehatan ginjal tetap terjaga hingga usia lanjut.

Baca Juga : Dokter Jelaskan Efek Virus Nipah pada Otak Perlu Diwaspadai

Related Posts

Dokter Jelaskan Efek Virus Nipah pada Otak Perlu Diwaspadai

Spread the love

Spread the loveTips Sehat – Dokter Jelaskan Efek Virus Nipah pada Otak Perlu Diwaspadai Virus Nipah merupakan salah satu penyakit zoonosis berbahaya yang penularannya berasal dari hewan ke manusia, terutama melalui kelelawar…

Kunyit Biru yang Langka dan Kaya Manfaat

Spread the love

Spread the loveTips Sehat – Kunyit Biru yang Langka dan Kaya Manfaat Kunyit biru merupakan salah satu tanaman herbal yang masih tergolong langka dan belum banyak dikenal masyarakat luas. Tanaman ini sering…

You Missed

Waspada Overdosis Gula Tanpa Disadari: Tiba-Tiba Bisa Gagal Ginjal

Waspada Overdosis Gula Tanpa Disadari: Tiba-Tiba Bisa Gagal Ginjal

Dokter Jelaskan Efek Virus Nipah pada Otak Perlu Diwaspadai

Dokter Jelaskan Efek Virus Nipah pada Otak Perlu Diwaspadai

Kunyit Biru yang Langka dan Kaya Manfaat

Kunyit Biru yang Langka dan Kaya Manfaat

Jangan Anggap Sepele, Ini Tanda GERD Perlu Periksa Lebih Lanjut

Jangan Anggap Sepele, Ini Tanda GERD Perlu Periksa Lebih Lanjut

Benarkah Pakai Headphone Bluetooth Bisa Picu Kanker Otak?

Benarkah Pakai Headphone Bluetooth Bisa Picu Kanker Otak?

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia