Jika Tubuh Kekurangan Kalsium: Kenali Tanda, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Spread the love

Tips Sehat – Jika Tubuh Kekurangan Kalsium: Kenali Tanda, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Kalsium dikenal sebagai salah satu mineral paling penting bagi tubuh manusia. Tidak hanya berperan dalam menjaga kekuatan tulang dan gigi, kalsium juga terlibat dalam berbagai fungsi vital seperti kontraksi otot, pembekuan darah, serta menjaga ritme jantung tetap stabil. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahwa tubuh mereka bisa saja kekurangan kalsium, terutama jika pola makan tidak seimbang atau mengalami gangguan penyerapan mineral.

Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Kalsium

Kekurangan kalsium atau hipokalsemia bisa menimbulkan gejala ringan hingga berat. Pada tahap awal, tubuh biasanya memberi sinyal seperti kram otot, kesemutan di ujung jari, kuku rapuh, gigi mudah rusak, dan kelelahan berlebihan. Dalam kasus yang lebih serius, kekurangan kalsium dapat menyebabkan gangguan detak jantung, kejang, hingga gangguan saraf.
Yang sering diabaikan, kekurangan kalsium juga bisa memengaruhi suasana hati, bahkan memicu cemas atau depresi ringan akibat terganggunya fungsi sistem saraf pusat.

Penyebab Kekurangan Kalsium

Ada beberapa alasan mengapa kadar kalsium dalam tubuh bisa menurun. Pola makan yang rendah produk susu, ikan, atau sayuran hijau menjadi penyebab utama. Selain itu, kurangnya vitamin D juga membuat tubuh sulit menyerap kalsium secara optimal.
Faktor lain seperti menopause, gangguan hormon paratiroid, konsumsi alkohol berlebih, serta penggunaan obat diuretik tertentu juga dapat memperburuk kondisi ini. Anak-anak, remaja, ibu hamil, dan lansia adalah kelompok yang paling berisiko mengalami kekurangan kalsium.

Dampak Jangka Panjang Kekurangan Kalsium

Kekurangan kalsium yang dibiarkan dalam waktu lama bisa menyebabkan osteopenia (penurunan kepadatan tulang) dan berlanjut menjadi osteoporosis, yaitu kondisi tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Pada anak-anak, defisiensi kalsium dapat menghambat pertumbuhan dan menyebabkan rakhitis, di mana tulang menjadi bengkok atau tidak terbentuk sempurna.
Kekurangan kalsium juga dapat memperburuk kesehatan gigi, membuatnya mudah berlubang dan rapuh.

Cara Mencegah Kekurangan Kalsium

Untuk menjaga kadar kalsium tetap optimal, konsumsi makanan kaya kalsium seperti susu, yogurt, keju, ikan sarden, kacang almond, tahu, dan sayuran hijau seperti bayam atau brokoli. Jangan lupa berjemur di bawah sinar matahari pagi agar tubuh mendapatkan vitamin D alami yang membantu penyerapan kalsium.
Jika diperlukan, suplemen kalsium bisa menjadi pilihan, tetapi sebaiknya dikonsumsi sesuai anjuran dokter. Dengan menjaga keseimbangan nutrisi, kamu bisa terhindar dari risiko kekurangan kalsium dan menjaga tubuh tetap kuat serta bugar setiap hari.

Baca Juga : Hati – hati Ini Efek Samping Konsumsi Bawang Putih Berlebihan

Related Posts

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

Spread the love

Spread the loveTips Sehat – CKG: Langkah Preventif Penting untuk Masyarakat Indonesia yang Lebih Sehat Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi salah satu inisiatif strategis pemerintah. Dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Di tengah meningkatnya…

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Spread the love

Spread the loveTips Sehat – Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung Sakit punggung kerap di anggap masalah otot biasa akibat kelelahan, posisi duduk yang salah, atau aktivitas fisik berlebihan.…

You Missed

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Makanan yang Mengandung Mikroplastik: Ancaman Tak Terlihat di Meja Makan

Makanan yang Mengandung Mikroplastik: Ancaman Tak Terlihat di Meja Makan

Penyakit Gusi Bisa Ancam Jantung: Waspadai Hubungan yang Sering Diabaikan

Penyakit Gusi Bisa Ancam Jantung: Waspadai Hubungan yang Sering Diabaikan

Penyebab Air Kencing Berbusa yang Perlu Diketahui dan Diwaspadai

Penyebab Air Kencing Berbusa yang Perlu Diketahui dan Diwaspadai

Mengenal Bakteri Escherichia coli atau E. coli: Fakta dan Risiko

Mengenal Bakteri Escherichia coli atau E. coli: Fakta dan Risiko