Sel Sabit – Apa Itu? Simak Dampak dan Penyebabnya

Spread the love

Tips Sehat – Sel Sabit – Apa Itu? Simak Dampak dan Penyebabnya

Pernah dengar tentang penyakit sel sabit? Meski tidak sepopuler diabetes atau hipertensi, penyakit ini tergolong serius dan bisa berdampak besar pada kualitas hidup penderitanya. Mari kita bahas lebih dalam: apa itu sel sabit, apa penyebabnya, dan bagaimana dampaknya pada tubuh.

Apa Itu Penyakit Sel Sabit?

Penyakit sel sabit (sickle cell disease) adalah kelainan darah turunan yang memengaruhi bentuk sel darah merah. Normalnya, sel darah merah berbentuk bulat seperti donat dan lentur, sehingga bisa bergerak bebas di dalam pembuluh darah. Namun, pada penderita sell sabit, bentuk sel darah merah berubah menjadi seperti bulan sabit atau huruf C, dan lebih kaku.

Perubahan bentuk ini membuat sel darah merah sulit bergerak, rentan menggumpal, dan bisa menyumbat aliran darah ke organ tubuh. Akibatnya, penderita bisa mengalami rasa sakit hebat dan kerusakan organ jangka panjang.

Penyebab Penyakit Sel Sabit

Penyakit ini di turunkan secara genetik, artinya di wariskan dari orang tua ke anak. Seseorang bisa mengidap penyakit sell sabit jika menerima dua salinan gen sell sabit — satu dari masing-masing orang tuanya. Jika hanya menerima satu salinan, orang tersebut di sebut sebagai pembawa sifat sell sabit (carrier) dan biasanya tidak menunjukkan gejala. Tetapi bisa mewariskan gen tersebut ke anak-anaknya.

Penyakit ini lebih umum di temukan pada orang dengan keturunan Afrika, Timur Tengah, India, dan Mediterania. Namun, siapa pun bisa mewarisinya jika memiliki riwayat keluarga.

Dampak dan Komplikasi

Gejala dan dampak penyakit sell sabit bisa bervariasi, namun beberapa di antaranya meliputi:

  • Krisis nyeri: Serangan nyeri tiba-tiba akibat penyumbatan aliran darah.
  • Anemia kronis: Karena sell sabit mudah rusak, jumlah sel darah merah sehat jadi lebih sedikit.
  • Infeksi berulang: Sumsum tulang yang rusak menyebabkan kekebalan tubuh menurun.
  • Kerusakan organ: Penyumbatan darah bisa merusak ginjal, jantung, paru-paru, bahkan otak.
  • Stroke: Terutama pada anak-anak dan remaja penderita penyakit ini.

Apakah Bisa Di Sembuhkan?

Belum ada obat yang benar-benar menyembuhkan penyakit ini secara menyeluruh. Namun beberapa perawatan dapat membantu mengurangi gejala dan memperpanjang harapan hidup, seperti:

  • Transfusi darah rutin
  • Obat-obatan seperti hydroxyurea
  • Transplantasi sumsum tulang (pada kasus tertentu)

Penyakit sell sabit adalah kondisi serius yang memerlukan perhatian medis seumur hidup. Dengan deteksi dini, pengelolaan yang tepat, dan dukungan dari keluarga serta tenaga medis, penderita bisa tetap menjalani hidup yang produktif.

Jika kamu memiliki riwayat keluarga dengan penyakit darah. Melakukan tes genetik bisa jadi langkah bijak untuk mengetahui risiko dan mencegah komplikasi sejak dini.

Baca Juga : Acrophobia – Kenali dan Tetap Waspada!

Related Posts

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

Spread the love

Spread the loveTips Sehat – CKG: Langkah Preventif Penting untuk Masyarakat Indonesia yang Lebih Sehat Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi salah satu inisiatif strategis pemerintah. Dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Di tengah meningkatnya…

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Spread the love

Spread the loveTips Sehat – Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung Sakit punggung kerap di anggap masalah otot biasa akibat kelelahan, posisi duduk yang salah, atau aktivitas fisik berlebihan.…

You Missed

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Makanan yang Mengandung Mikroplastik: Ancaman Tak Terlihat di Meja Makan

Makanan yang Mengandung Mikroplastik: Ancaman Tak Terlihat di Meja Makan

Penyakit Gusi Bisa Ancam Jantung: Waspadai Hubungan yang Sering Diabaikan

Penyakit Gusi Bisa Ancam Jantung: Waspadai Hubungan yang Sering Diabaikan

Penyebab Air Kencing Berbusa yang Perlu Diketahui dan Diwaspadai

Penyebab Air Kencing Berbusa yang Perlu Diketahui dan Diwaspadai

Mengenal Bakteri Escherichia coli atau E. coli: Fakta dan Risiko

Mengenal Bakteri Escherichia coli atau E. coli: Fakta dan Risiko