Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Spread the love

Tips Sehat – Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Sakit punggung kerap di anggap masalah otot biasa akibat kelelahan, posisi duduk yang salah, atau aktivitas fisik berlebihan. Padahal, dalam beberapa kondisi, nyeri punggung bisa menjadi sinyal gangguan organ vital seperti jantung dan ginjal. Sayangnya, banyak orang terlambat menyadari perbedaan gejalanya karena rasa nyeri yang sekilas terasa mirip.

Memahami karakteristik sakit punggung akibat gangguan jantung dan ginjal penting agar penanganan bisa di lakukan lebih cepat dan tepat.

Sakit Punggung Terkait Gangguan Jantung

Nyeri punggung akibat masalah jantung umumnya berhubungan dengan penyakit jantung koroner atau serangan jantung. Rasa nyeri ini biasanya tidak muncul sebagai keluhan utama, melainkan menjalar dari dada.

Ciri khasnya adalah nyeri terasa di punggung atas, terutama di antara tulang belikat. Sensasinya bisa berupa tekanan berat, rasa tertindih, atau panas yang tidak hilang meski tubuh di istirahatkan. Nyeri ini sering di sertai gejala lain seperti dada terasa sesak, napas pendek, keringat dingin, mual, pusing, serta nyeri yang menjalar ke lengan kiri, leher, atau rahang.

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Yang perlu di waspadai, sakit punggung akibat gangguan jantung biasanya tidak membaik dengan perubahan posisi dan muncul tiba-tiba. Terutama setelah aktivitas berat atau stres emosional. Kondisi ini termasuk darurat medis dan membutuhkan pertolongan segera.

Sakit Punggung Akibat Gangguan Ginjal

Berbeda dengan jantung, nyeri punggung karena masalah ginjal biasanya terasa di punggung bawah. Tepat di sisi kanan atau kiri tulang belakang, dekat pinggang. Nyeri bisa bersifat tumpul, tajam, atau menusuk, tergantung penyebabnya, seperti infeksi ginjal atau batu ginjal.

Ciri pembeda utama adalah rasa nyeri sering di sertai gangguan saat buang air kecil, seperti nyeri, anyang-anyangan, urine keruh, berdarah, atau berbau menyengat. Pada infeksi ginjal, nyeri punggung juga dapat di iringi demam, menggigil, mual, dan tubuh terasa lemas.

Berbeda dengan nyeri jantung, sakit punggung karena ginjal biasanya semakin terasa saat di tekan atau ketika tubuh bergerak tertentu.

Jangan Anggap Sepele

Meskipun sama-sama terasa di punggung, sumber masalahnya sangat berbeda. Jika sakit punggung muncul bersamaan dengan keluhan dada dan sesak napas, segera cari bantuan medis. Sementara itu, nyeri punggung bawah dengan gangguan urine juga perlu pemeriksaan dokter untuk mencegah komplikasi ginjal.

Mendengarkan sinyal tubuh adalah langkah awal menjaga kesehatan. Sakit punggung bukan selalu soal otot, kadang ia adalah pesan serius dari organ vital yang tak boleh di abaikan. 🫀🩺

Baca Juga : Makanan yang Mengandung Mikroplastik: Ancaman Tak Terlihat di Meja Makan

Related Posts

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

Spread the love

Spread the loveTips Sehat – CKG: Langkah Preventif Penting untuk Masyarakat Indonesia yang Lebih Sehat Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi salah satu inisiatif strategis pemerintah. Dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Di tengah meningkatnya…

Makanan yang Mengandung Mikroplastik: Ancaman Tak Terlihat di Meja Makan

Spread the love

Spread the loveTips Sehat – Makanan yang Mengandung Mikroplastik: Ancaman Tak Terlihat di Meja Makan Mikroplastik kini menjadi salah satu isu lingkungan dan kesehatan yang semakin mengkhawatirkan. Partikel plastik berukuran sangat kecil,…

You Missed

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Makanan yang Mengandung Mikroplastik: Ancaman Tak Terlihat di Meja Makan

Makanan yang Mengandung Mikroplastik: Ancaman Tak Terlihat di Meja Makan

Penyakit Gusi Bisa Ancam Jantung: Waspadai Hubungan yang Sering Diabaikan

Penyakit Gusi Bisa Ancam Jantung: Waspadai Hubungan yang Sering Diabaikan

Penyebab Air Kencing Berbusa yang Perlu Diketahui dan Diwaspadai

Penyebab Air Kencing Berbusa yang Perlu Diketahui dan Diwaspadai

Mengenal Bakteri Escherichia coli atau E. coli: Fakta dan Risiko

Mengenal Bakteri Escherichia coli atau E. coli: Fakta dan Risiko