Tahu vs Tempe: Mana yang Lebih Kaya Protein! Simak Penjelasannya

Spread the love

Tips Sehat – Tahu vs Tempe: Mana yang Lebih Kaya Protein! Simak Penjelasannya

Tahu dan tempe adalah dua makanan tradisional Indonesia yang sudah mendunia. Keduanya berbahan dasar kedelai, kaya nutrisi, mudah ditemukan, serta bisa diolah menjadi berbagai hidangan. Meski sering disajikan berdampingan, banyak orang penasaran: mana yang lebih unggul dalam kandungan protein, tahu atau tempe?

Kandungan Protein Tahu

Tahu dibuat dari sari kedelai yang dipadatkan, mirip proses pembuatan keju dari susu. Dalam 100 gram tahu, rata-rata terkandung sekitar 8–10 gram protein. Selain itu, tahu juga rendah kalori dan lemak sehingga cocok untuk orang yang sedang diet atau menjaga berat badan. Rasanya yang lembut serta netral menjadikannya mudah dipadukan dengan berbagai bumbu.

Kandungan Protein Tempe

Tempe dibuat dari kedelai utuh yang difermentasi menggunakan jamur Rhizopus. Proses fermentasi ini tidak hanya membuat tempe kaya serat, tetapi juga meningkatkan kandungan proteinnya. Dalam 100 gram tempe, terdapat sekitar 18–20 gram protein, hampir dua kali lipat dari tahu. Selain itu, tempe juga mengandung vitamin B12 alami dari hasil fermentasi, yang jarang ditemukan pada produk nabati lainnya.

Perbandingan Nutrisi Lainnya

  • Serat: Tempe lebih unggul karena menggunakan kedelai utuh. Serat ini baik untuk pencernaan dan menjaga kadar gula darah stabil.
  • Lemak: Tahu lebih rendah lemak dibanding tempe, sehingga bisa jadi pilihan bagi yang ingin mengurangi asupan lemak harian.
  • Mineral: Kedua makanan ini sama-sama mengandung zat besi, kalsium, dan magnesium, penting untuk kesehatan tulang dan energi.
  • Pencernaan: Tempe lebih mudah dicerna karena proses fermentasi, sehingga cocok untuk penderita masalah lambung ringan.

Mana yang Lebih Baik?

Jika dilihat dari kandungan protein, tempe jelas lebih unggul. Namun, bukan berarti tahu kalah penting. Tahu tetap bermanfaat bagi yang membutuhkan makanan rendah kalori dan mudah diolah. Sementara tempe lebih cocok untuk mereka yang ingin asupan protein nabati tinggi, terutama bagi vegetarian atau vegan.

Baik tahu maupun tempe sama-sama sehat dan bergizi. Tahu menawarkan kelembutan, rendah kalori, dan fleksibilitas dalam masakan, sedangkan tempe unggul dalam protein, serat, dan kandungan vitamin dari fermentasi. Jadi, alih-alih memilih salah satu, menggabungkan keduanya dalam menu harian akan memberi manfaat gizi yang lebih seimbang dan lengkap.

Baca Juga : Manfaat Kacang Hijau: Simak Penjelasan Dokter Gizi dan Risiko Bahayanya

Related Posts

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

Spread the love

Spread the loveTips Sehat – CKG: Langkah Preventif Penting untuk Masyarakat Indonesia yang Lebih Sehat Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi salah satu inisiatif strategis pemerintah. Dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Di tengah meningkatnya…

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Spread the love

Spread the loveTips Sehat – Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung Sakit punggung kerap di anggap masalah otot biasa akibat kelelahan, posisi duduk yang salah, atau aktivitas fisik berlebihan.…

You Missed

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Makanan yang Mengandung Mikroplastik: Ancaman Tak Terlihat di Meja Makan

Makanan yang Mengandung Mikroplastik: Ancaman Tak Terlihat di Meja Makan

Penyakit Gusi Bisa Ancam Jantung: Waspadai Hubungan yang Sering Diabaikan

Penyakit Gusi Bisa Ancam Jantung: Waspadai Hubungan yang Sering Diabaikan

Penyebab Air Kencing Berbusa yang Perlu Diketahui dan Diwaspadai

Penyebab Air Kencing Berbusa yang Perlu Diketahui dan Diwaspadai

Mengenal Bakteri Escherichia coli atau E. coli: Fakta dan Risiko

Mengenal Bakteri Escherichia coli atau E. coli: Fakta dan Risiko