Manfaat Rebusan Sayur: Simak Penjelasan Dokter Gizi tentang Khasiat yang Bisa Didapat

Spread the love

Tips Sehat – Manfaat Rebusan Sayur: Simak Penjelasan Dokter Gizi tentang Khasiat yang Bisa Didapat

Sayur menjadi salah satu sumber gizi penting bagi tubuh. Cara mengolahnya pun beragam, mulai dari ditumis, dikukus, hingga direbus. Namun, banyak ahli gizi menekankan bahwa rebusan sayur memiliki manfaat besar untuk kesehatan jika diolah dengan benar. Meski sering dianggap sepele, air rebusan sayur ternyata menyimpan beragam nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Kaya Akan Vitamin dan Mineral

Menurut dokter gizi, rebusan sayur dapat membantu mempertahankan kandungan vitamin dan mineral tertentu, terutama bila tidak direbus terlalu lama. Beberapa jenis sayur, seperti bayam, wortel, brokoli, atau kacang panjang, kaya akan vitamin C, vitamin A, zat besi, serta kalsium. Zat gizi ini penting untuk menjaga daya tahan tubuh, kesehatan tulang, hingga kesehatan mata.

Membantu Detoksifikasi Tubuh

Air rebusan sayur sering dianggap sebagai “minuman alami” yang dapat membantu proses detoksifikasi. Kandungan antioksidan di dalamnya membantu menangkal radikal bebas sekaligus membersihkan racun dalam tubuh. Hal ini membuat tubuh terasa lebih segar dan sehat bila rutin mengonsumsi sayuran rebus.

Baik untuk Pencernaan

Sayuran yang direbus cenderung lebih mudah dicerna, terutama bagi orang yang memiliki masalah lambung atau pencernaan sensitif. Serat di dalam sayuran tetap bermanfaat membantu melancarkan buang air besar, mencegah sembelit, sekaligus menjaga kesehatan usus.

Membantu Menurunkan Berat Badan

Mengonsumsi sayuran rebus juga disarankan bagi mereka yang ingin menjaga berat badan ideal. Kandungan kalorinya rendah, namun tetap memberikan rasa kenyang lebih lama berkat seratnya. Ditambah lagi, air rebusannya dapat diminum sebagai pengganti minuman tinggi gula, sehingga lebih sehat.

Menjaga Kesehatan Jantung

Sayuran rebus seperti brokoli, buncis, dan bayam mengandung kalium dan serat larut yang baik untuk menurunkan tekanan darah serta mengendalikan kadar kolesterol. Dengan begitu, risiko penyakit jantung bisa ditekan bila sayuran rebus rutin dikonsumsi.

Catatan Penting dari Dokter Gizi

Meski sehat, cara merebus sayuran harus diperhatikan. Dokter gizi menyarankan untuk tidak merebus sayur terlalu lama karena dapat merusak kandungan vitamin, terutama vitamin C. Gunakan air secukupnya, dan manfaatkan juga air rebusannya sebagai kuah atau campuran sup agar gizi tidak terbuang.

Rebusan sayur bukan hanya makanan sederhana, tetapi juga sumber nutrisi penting bagi tubuh. Dengan kaya vitamin, membantu pencernaan, menjaga jantung, hingga mendukung program diet, manfaatnya sungguh sayang untuk dilewatkan. Jadi, jangan ragu untuk mulai rutin mengonsumsi sayuran rebus agar tubuh tetap sehat dan bugar.

Baca Juga : Minum Susu Meski Steril: Simak Siapa Saja yang Sebaiknya Tidak Mengonsumsinya

Related Posts

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

Spread the love

Spread the loveTips Sehat – CKG: Langkah Preventif Penting untuk Masyarakat Indonesia yang Lebih Sehat Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi salah satu inisiatif strategis pemerintah. Dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Di tengah meningkatnya…

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Spread the love

Spread the loveTips Sehat – Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung Sakit punggung kerap di anggap masalah otot biasa akibat kelelahan, posisi duduk yang salah, atau aktivitas fisik berlebihan.…

You Missed

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Makanan yang Mengandung Mikroplastik: Ancaman Tak Terlihat di Meja Makan

Makanan yang Mengandung Mikroplastik: Ancaman Tak Terlihat di Meja Makan

Penyakit Gusi Bisa Ancam Jantung: Waspadai Hubungan yang Sering Diabaikan

Penyakit Gusi Bisa Ancam Jantung: Waspadai Hubungan yang Sering Diabaikan

Penyebab Air Kencing Berbusa yang Perlu Diketahui dan Diwaspadai

Penyebab Air Kencing Berbusa yang Perlu Diketahui dan Diwaspadai

Mengenal Bakteri Escherichia coli atau E. coli: Fakta dan Risiko

Mengenal Bakteri Escherichia coli atau E. coli: Fakta dan Risiko