Tanam Gigi – Apakah Ada Dampak Negatif?

Spread the love

Tips Sehat – Tanam Gigi – Apakah Ada Dampak Negatif?

Tanam gigi atau implan gigi kini menjadi solusi favorit untuk menggantikan gigi yang hilang. Dengan hasil yang menyerupai gigi asli dan ketahanan yang luar biasa. Prosedur ini menawarkan kenyamanan dan kepercayaan diri bagi banyak orang. Namun, seperti halnya tindakan medis lainnya, implant gigi juga tidak lepas dari risiko. Pertanyaannya: apakah ada dampak negatif dari tanam gigi?

Apa Itu Tanam Gigi?

Tanam gigi adalah prosedur medis di mana sebatang logam kecil. Biasanya terbuat dari titanium, di tanam ke dalam tulang rahang untuk menjadi akar buatan. Di atasnya, dokter gigi akan memasang mahkota gigi buatan yang tampak seperti gigi asli.

Prosedur ini populer karena keawetannya—bisa bertahan puluhan tahun—dan kenyamanannya yang menyerupai gigi asli. Tapi penting untuk tahu, tidak semua orang cocok untuk prosedur ini.

Dampak Negatif yang Mungkin Terjadi

Meskipun jarang, berikut beberapa dampak negatif yang bisa muncul setelah implant gigi:

1. Infeksi

Infeksi bisa terjadi di sekitar area implan jika kebersihan tidak di jaga dengan baik. Ini bisa menyebabkan pembengkakan, rasa nyeri, bahkan kegagalan implan.

2. Penolakan Implan

Tubuh bisa menolak implan, terutama jika pasien memiliki alergi terhadap logam tertentu, meskipun titanium jarang menimbulkan reaksi.

3. Kerusakan Saraf

Jika penempatan implan terlalu dekat dengan saraf, bisa terjadi mati rasa, kesemutan, atau nyeri berkepanjangan di dagu, bibir, atau lidah.

4. Gangguan Sinus (untuk Implan Rahang Atas)

Implan yang terlalu dalam pada rahang atas bisa menembus rongga sinus, menyebabkan sinusitis atau infeksi saluran pernapasan atas.

5. Kegagalan Implan

Meski jarang, implan bisa gagal menyatu dengan tulang (osseointegration). Hal ini lebih sering terjadi pada perokok atau penderita diabetes yang tidak terkontrol.

Bagaimana Meminimalkan Risikonya?

Berikut beberapa tips untuk memastikan tanam gigi berjalan aman:

  • Pilih dokter gigi yang berpengalaman dan bersertifikasi.
  • Lakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk rontgen dan CT scan, sebelum prosedur.
  • Jaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi dan berkumur secara rutin.
  • Hindari merokok sebelum dan sesudah prosedur karena bisa menghambat penyembuhan.
  • Patuhi semua instruksi dokter, terutama dalam masa pemulihan.

Tanam gigi adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan dan penampilan gigi Anda. Prosedurnya aman jika di lakukan oleh profesional yang kompeten dan dengan persiapan yang matang. Namun, seperti prosedur medis lainnya, tetap ada risiko yang perlu Anda pertimbangkan.

Jadi, jika Anda berencana untuk tanam gigi, pastikan Anda telah memahami manfaat dan juga kemungkinan dampak negatifnya. Konsultasi dengan dokter gigi adalah langkah pertama yang paling bijak.

Baca Juga : Hipoglikemia – Kenali Lebih Lanjut dan Pahami

Related Posts

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

Spread the love

Spread the loveTips Sehat – CKG: Langkah Preventif Penting untuk Masyarakat Indonesia yang Lebih Sehat Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi salah satu inisiatif strategis pemerintah. Dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Di tengah meningkatnya…

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Spread the love

Spread the loveTips Sehat – Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung Sakit punggung kerap di anggap masalah otot biasa akibat kelelahan, posisi duduk yang salah, atau aktivitas fisik berlebihan.…

You Missed

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

CKG: Langkah Preventif untuk Masyarakat Indonesia

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Sakit Jantung dan Ginjal: Perbedaan Gejala Sakit Punggung

Makanan yang Mengandung Mikroplastik: Ancaman Tak Terlihat di Meja Makan

Makanan yang Mengandung Mikroplastik: Ancaman Tak Terlihat di Meja Makan

Penyakit Gusi Bisa Ancam Jantung: Waspadai Hubungan yang Sering Diabaikan

Penyakit Gusi Bisa Ancam Jantung: Waspadai Hubungan yang Sering Diabaikan

Penyebab Air Kencing Berbusa yang Perlu Diketahui dan Diwaspadai

Penyebab Air Kencing Berbusa yang Perlu Diketahui dan Diwaspadai

Mengenal Bakteri Escherichia coli atau E. coli: Fakta dan Risiko

Mengenal Bakteri Escherichia coli atau E. coli: Fakta dan Risiko